Jakarta (Humas MTsN 29 Jakarta) — Madrasah Tsanawiyah Negeri 29 Jakarta kembali melaksanakan kegiatan rutin Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih. Kegiatan ini berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh semangat nasionalisme, serta diikuti oleh seluruh peserta didik, dewan guru, tenaga kependidikan, dan jajaran pimpinan madrasah.

Upacara kali ini memiliki keistimewaan tersendiri karena pembina upacara berasal dari unsur pemerintahan wilayah, yaitu Bapak Agus Erwin, S.AP., M.A., selaku Lurah Pondok Ranggon. Kehadiran beliau memberikan nuansa berbeda sekaligus menjadi bentuk sinergi antara pihak madrasah dengan pemerintah setempat dalam pembinaan karakter generasi muda. Kegiatan upacara dimulai tepat pukul 07.00 WIB dengan petugas upacara yang merupakan peserta didik terpilih. Rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar, dimulai dari persiapan pasukan, pengibaran Bendera Merah Putih yang diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya, mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila, pembacaan UUD 1945, hingga amanat pembina upacara.

Dalam amanatnya, Bapak Agus Erwin, S.AP., M.A. menyampaikan materi yang sangat relevan dengan kondisi peserta didik saat ini, yaitu tentang pentingnya Disiplin, Akhlakul Karimah, serta Persiapan Menjelang Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah. Beliau menekankan bahwa disiplin merupakan kunci utama keberhasilan dalam menuntut ilmu maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Disiplin tidak hanya berkaitan dengan ketepatan waktu, tetapi juga konsistensi dalam menjalankan kewajiban, menjaga aturan, serta bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan.

Selain itu, beliau juga mengingatkan pentingnya membangun dan menjaga akhlakul karimah dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan madrasah, keluarga, maupun masyarakat. Peserta didik diharapkan mampu menunjukkan sikap santun, jujur, hormat kepada guru dan orang tua, serta menjaga pergaulan yang baik.

Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H, beliau mengajak seluruh peserta didik untuk mulai mempersiapkan diri sejak dini, baik secara fisik, mental, maupun spiritual. Persiapan tersebut dapat dilakukan dengan meningkatkan kualitas ibadah, memperbaiki akhlak, memperbanyak membaca Al-Qur’an, serta menjaga kesehatan agar dapat menjalankan ibadah puasa dengan optimal. Beliau juga berpesan agar peserta didik memanfaatkan momentum Ramadhan sebagai sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta menjadikannya sebagai ajang memperbaiki diri menjadi pribadi yang lebih baik.

Kegiatan upacara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh petugas upacara, dengan harapan seluruh warga madrasah senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, serta kemudahan dalam menjalankan aktivitas pendidikan dan ibadah. Melalui kegiatan upacara rutin ini, madrasah berharap dapat terus menanamkan nilai-nilai nasionalisme, kedisiplinan, serta pembentukan karakter religius bagi seluruh peserta didik, sehingga mampu menjadi generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

four × 2 =

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com