Jakarta, HUMAS MTsN 29 Jakarta- Dalam rangka evaluasi capaian pembelajaran peserta didik, MTsN 29 Jakarta Timur melaksanakan ujian praktik kelas IX pada Senin, 02 Februari 2026 sampai Selasa, 03 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian penilaian akhir Tahun Pelajaran 2025/2026. Ujian praktik tersebut meliputi beberapa mata pelajaran, antara lain Wudhu, Sholat dan Dzikir, Tahfizh, PJOK, Informatika, serta Seni Budaya. Seluruh kegiatan dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh panitia ujian. 

Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Siti Humaeroh, M.Pd, menyampaikan bahwa ujian praktik bertujuan untuk mengukur kemampuan peserta didik secara menyeluruh. “Ujian praktik ini tidak hanya menilai aspek pengetahuan, tetapi juga keterampilan dan sikap peserta didik. Kami berharap siswa dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab,” ujarnya (02/02/2026).

Selama pelaksanaan ujian praktik, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) untuk kelas IX ditiadakan, dan peserta didik diwajibkan hadir di madrasah mulai pukul 06.30 WIB untuk mengikuti pengarahan serta persiapan ujian.

Salah satu peserta didik kelas IX, Alizza Nur Faisya, mengungkapkan kesiapan dirinya dalam mengikuti ujian praktik. Ia berharap dapat menampilkan kemampuan terbaiknya dan menjalani seluruh proses ujian dengan lancar (02/03/2026). Melalui kegiatan ini, madrasah berharap ujian praktik dapat menjadi sarana bagi peserta didik untuk menunjukkan kompetensi secara optimal sebagai bekal melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

Humas MTsN 29 Jakarta Timur — MTsN 29 Jakarta melaksanakan kegiatan ko-kurikuler bertema Ekoteologi sebagai upaya menumbuhkan kepedulian lingkungan di kalangan peserta didik. Melalui rangkaian aktivitas yang berfokus pada pengenalan dan perawatan alam, para siswa diajak untuk belajar mencintai bumi secara langsung dan berkesinambungan.

Dalam kegiatan ini, siswa terlibat aktif mulai dari menata tanah, menanam bibit, hingga merawat kebun mini yang menjadi ruang belajar terbuka di lingkungan madrasah. Proses tersebut tidak hanya mengajarkan keterampilan bercocok tanam, tetapi juga menumbuhkan rasa tanggung jawab, kedisiplinan, dan kesadaran ekologis.

Setiap tahapan kegiatan—dari menanam benih, merawat tanaman, hingga memanen hasil kebun—memberikan pengalaman bermakna bagi siswa. Kegiatan ini menanamkan nilai bahwa alam memberikan manfaat sejalan dengan usaha, doa, dan kepedulian manusia. Melalui pendekatan ekoteologi, siswa memahami bahwa merawat lingkungan merupakan wujud rasa syukur dan bagian dari ibadah.

Kepala MTsN 29 Jakarta Timur menyampaikan bahwa program ini diharapkan dapat menumbuhkan karakter cinta lingkungan serta menjadi kebiasaan baik yang terus berkembang di masa mendatang. Madrasah tetap berkomitmen untuk menghadirkan kegiatan pembelajaran yang mendukung terciptanya lingkungan hijau dan sehat.

Video kegiatan selengkapnya dapat dilihat melalui kanal YouTube MTsN 29 Jakarta:
https://www.youtube.com/watch?v=je1FKMGQRyQ

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

13 + twelve =

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com