Jakarta (Humas MTsN 29 Jakarta Timur) — Keluarga besar MTs Negeri 29 Jakarta Timur turut menghadiri dan mengikuti kegiatan Zikir & Doa Kebangsaan 2026 yang diselenggarakan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta. Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar spiritual dalam menyambut Bulan Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus memperkuat semangat kebangsaan yang berlandaskan nilai-nilai keimanan.

Sebelum pelaksanaan zikir dan doa bersama di kawasan Monas, seluruh jemaah terlebih dahulu berkumpul di Masjid Istiqlal. Dari masjid terbesar di Asia Tenggara tersebut, para peserta kemudian bergerak bersama menuju Monumen Nasional melalui rute yang telah ditentukan panitia, yaitu keluar dari kawasan Masjid Istiqlal menuju Jalan Taman Wijaya Kusuma, melintasi kawasan sekitar Gereja Katedral Jakarta, kemudian menuju Jalan Medan Merdeka Utara dan memasuki area Silang Monas Barat Laut sebagai lokasi utama pelaksanaan Zikir & Doa Kebangsaan 2026. Pergerakan jemaah berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh kekhidmatan.

Rangkaian kegiatan diisi dengan lantunan zikir, doa bersama, serta refleksi kebangsaan yang diikuti oleh berbagai unsur masyarakat, instansi pemerintah, tokoh agama, dan lembaga pendidikan. Suasana yang khidmat menggambarkan semangat persatuan seluruh elemen bangsa dalam memohon keberkahan, kedamaian, dan kemajuan bagi Indonesia.

Keikutsertaan MTsN 29 Jakarta Timur dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen madrasah dalam menanamkan karakter religius sekaligus nasionalisme kepada seluruh warga madrasah. Melalui momentum ini, diharapkan nilai-nilai spiritual dapat berjalan beriringan dengan semangat cinta tanah air sehingga melahirkan generasi yang beriman, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian terhadap bangsa dan negara.

Kepala MTs Negeri 29 Jakarta Timur, Dr. Syamsudin, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan Zikir & Doa Kebangsaan menjadi pengingat bahwa kemerdekaan Indonesia merupakan nikmat yang harus senantiasa disyukuri. “Momentum Zikir & Doa Kebangsaan bukan sekadar seremonial menyambut Hari Kemerdekaan, tetapi menjadi ruang untuk memperkuat keimanan, rasa syukur, dan kecintaan kepada tanah air. Madrasah memiliki tanggung jawab membentuk generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki karakter religius, nasionalis, dan siap berkontribusi dalam menjaga persatuan Indonesia. Semoga doa-doa yang dipanjatkan menjadi ikhtiar bersama untuk menghadirkan Indonesia yang aman, damai, maju, dan penuh keberkahan,” ujar Dr. Syamsudin, M.Pd.

Sementara itu, Wakil Kepala Madrasah Bidang Hubungan Masyarakat, Khotamah, S.Pd., menuturkan bahwa partisipasi MTsN 29 Jakarta Timur dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata sinergi madrasah dengan berbagai program kebangsaan. “Melalui keikutsertaan dalam Zikir & Doa Kebangsaan 2026, kami ingin menumbuhkan kesadaran bahwa semangat nasionalisme harus selalu diiringi dengan nilai-nilai spiritual. Madrasah bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga tempat membangun karakter peserta didik agar memiliki kepedulian sosial, cinta tanah air, serta mampu menjadi generasi penerus bangsa yang berakhlak mulia. Semoga kegiatan ini memberikan inspirasi dan motivasi bagi seluruh warga madrasah untuk terus berkarya dan mengabdi bagi Indonesia,” tutur Khotamah, S.Pd.

Dengan mengikuti Zikir & Doa Kebangsaan 2026, MTsN 29 Jakarta Timur berharap semangat persatuan, rasa syukur, dan kecintaan kepada Indonesia semakin tertanam dalam diri seluruh warga madrasah. Momentum Bulan Kemerdekaan ini diharapkan menjadi penguat tekad seluruh warga madrasah untuk terus mencetak generasi yang unggul dalam prestasi, kokoh dalam keimanan, serta memberikan kontribusi positif bagi agama, bangsa, dan negara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *